Ada beberapa ibu yang tidak lancar menyusui, entah sangat sibuk, entah karena memang produksi ASInya sangat minim, bisa juga karena si ibu malas menyusui. Jika terpaksa mengambil keputusan untuk menyusui si kecil dengan susu formula, lakukan dengan mantap,tanpa diliputi perasaan bersalah. Ibu yang resah, gelisah, dan merasa bersalah memberi dampak psikologis yang buruk bagi si kecil. Jadikan keputusan ini sebagai motivasi anda, meskipun menggunakan susu formula, jangan lupakan acara berkomunikasi kepada si kecil dengan penuh cinta kasih ketika memberikannya.Acara menyusu merupakan saat spesial bagi si kecil, kesempatan ini sangat membantu bagi dirinya untuk menjalin ikatan bukan hanya dengan ibunya, namun juga dengan orang terdekatnya, ayahnya, misalnya. Ayah bisa membantu istrinya memberikan susu pada si kecil, membantu menyedawakan si kecil setelahnya.
Perhatikan sebelum memilih susu formula, pastikan bayi tidak mempunyai toleransi terhadap laktose, atau alergi pada lemak atau protein hewani. Susu formula didbuat secara khusus dengan menyediakan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh bayi. Kebanyakan susu formula terbuat dari susu sapi, yang dibuat secara khusus disesuaikan dengan pencernaan bayi berdasar usianya. Kualitasnya mendekati sama dengan ASI, meskipun belum bisa menanding ASI. Jika si kecil memiliki alergi dan tidak tahan laktose, pilihlah susu yang berbahan dasar lemak nabati. Perhatikan kemasan, jika terdapat logo ”LOW LACTOSE ”, itu artinya susu formula tersebut tidak mengandung lemak susu dari hewan, namun dari sari kedelai.
Yang harus anda perhatikan adalah takaran yang pas ketika menyajikan susu formula pada bayi. Takaran harus sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada dos atau kaleng kemasan. Jangan mencoba menambah takaran, justru menimbulkan sembelit atau mencret. Susu formula bisa juga disimpan dalam lemari pendingin, namun perhatikan saat membersihkannya, kemudia mensterilkannya. Pastikan botol benar- benar bersih sebelum digunakan. Lakukan sterilisasi botol dengan merebus atau memasukkannya ke dalam kontainer sterilisasi elktrik, atau microwave steam.
Ingat berikan susu sesegera mungkin, jangan menyimpan jika tidak habis. Daya tahan susu formula hanya 1 sampai 1, 5 jam. Jika lebih dari waktu itu, segera ganti dengan yang baru.
Minggu, 23 September 2007
ANTARA ASI DAN IBU BEKERJA
Walaupun anda seorang wanita karier, jangan lewatkan kesempatan terbaik dalam hidup anda untuk memberikan ASI ekslusif kepada si kecil sampai ia berusia 6 bulan, jika mungkin sampai 1 tahun. Keuntungan ASI sangat besar, dan tidak tergantikan oleh susu formula yang paling mahal sekalipun.
ASI adalah susu alami yang diberikan Tuhan untuk bayi- bayi yang dilahirkan melalui ibunya, dan mengandung semua nutrient yang dibutuhkan seorang bayi. ASI selalu tersedia dengan temperatur yang tepat, praktis dan gratis. Anda tak perlu membeli stamer yang harganya mahal untuk menghangatkan susu, anda tak perlu mengeluarkan ratusan ribu untuk membeli susu formula yang mengclaim paling bagus.
ASI sangat cocok untuk oencernaan bayi, jadi akan terhindar dari sembelit dan kembung. Sangat berbeda dengan susu formula, yang kadang memberi efek selain kembung dan sembelit, juga menyebabkan mencret atau alergi protein. Susu formula meskipun dalam iklannya menawarkan tambahan zat untuk antibody, jika dibandingkan dengan ASI prosentasenya sangat kecil. ASI menlindungi bayi dari beberapa penyakit infeksi, ini tidak didapat dari susu formula. ASI tidak menyebabkan pada bayi, berbeda dengan susu formula, yang pada kondisi di beberapa bayi tidak tahan lemak, sehingga diharuskan mengkonsmsi susu formula lemak nabati.
Pemberian ASI kepada bayi sangat membantu tumbuh kembang si kecil lebih mekasimal. ASI tidak hanya mengandung gizi tinggi, melindung bayi dari sakit, namun sekaligus sarana untuk mengekspresikan afeksi ibu pada anak, sarana komunikasi, sekaligus membawa dampak psikologis yang lebih baik. Bayi yang mendapat ASI lebih tenang dibanding bayi yang menyusu susu formula. Hal ini disebabkan,kontak fisik anatara ibu dan si kecil, ternayata menstimulus perkembangan psikologis anak lebih baik.
Jika anda bekerja dan tak ingin kehilangan momen menyusui, anda bisa memerah ASI anda, menyimpannya serta memberikannya selama anda bekerja. MemerahASI bisa dilakukan dengan tangan atau menggunakan alat pompa, baik yang manual, maupun yang elektrik ( yang ini harganya mahal ). Jika anda memilih memerah dengan tangan, pastikan tangan anda selalu bersih.
Perlengkapan untuk menyusui saat ini juga telah banyak tersedia, serta bervariasi. Sediakan tisuue/ atau kertas serap saat menyusui pakai jika bepergian, ke kantor misalnya, agar baju yang anda kenakan tidak basah, dan ternoda. Anda bisa mengenakan pelindung puting yang nyeri selama bekerja di kantor, Dan jika mungkin sediakan botol frezer dalam jumlah banyak untuk menyimpan stok ASI dalam lemari es. Disarankan jika memilih memerah dan menyimpan ASI, sediakan juga alat sterilisasi ketika memompa, dan steamer untuk mengahangatkan stok ASI dalam botol.
Ada sebuah catatan, jika mungkin jangan pernah berikan ASI kepada si kecil menggunakan dot. Dot memberi efek tidak baik untuk pertumbuhan gigi si kecil, selain itu menyebabkan bayi menjadi malas menyusu ibunya. Dengan pemberian dot, si kecil seperti dimanjakan, karena tidak harus bersusah payah meraih sendiri puting susu ibunya.
ASI adalah susu alami yang diberikan Tuhan untuk bayi- bayi yang dilahirkan melalui ibunya, dan mengandung semua nutrient yang dibutuhkan seorang bayi. ASI selalu tersedia dengan temperatur yang tepat, praktis dan gratis. Anda tak perlu membeli stamer yang harganya mahal untuk menghangatkan susu, anda tak perlu mengeluarkan ratusan ribu untuk membeli susu formula yang mengclaim paling bagus.
ASI sangat cocok untuk oencernaan bayi, jadi akan terhindar dari sembelit dan kembung. Sangat berbeda dengan susu formula, yang kadang memberi efek selain kembung dan sembelit, juga menyebabkan mencret atau alergi protein. Susu formula meskipun dalam iklannya menawarkan tambahan zat untuk antibody, jika dibandingkan dengan ASI prosentasenya sangat kecil. ASI menlindungi bayi dari beberapa penyakit infeksi, ini tidak didapat dari susu formula. ASI tidak menyebabkan pada bayi, berbeda dengan susu formula, yang pada kondisi di beberapa bayi tidak tahan lemak, sehingga diharuskan mengkonsmsi susu formula lemak nabati.
Pemberian ASI kepada bayi sangat membantu tumbuh kembang si kecil lebih mekasimal. ASI tidak hanya mengandung gizi tinggi, melindung bayi dari sakit, namun sekaligus sarana untuk mengekspresikan afeksi ibu pada anak, sarana komunikasi, sekaligus membawa dampak psikologis yang lebih baik. Bayi yang mendapat ASI lebih tenang dibanding bayi yang menyusu susu formula. Hal ini disebabkan,kontak fisik anatara ibu dan si kecil, ternayata menstimulus perkembangan psikologis anak lebih baik.
Jika anda bekerja dan tak ingin kehilangan momen menyusui, anda bisa memerah ASI anda, menyimpannya serta memberikannya selama anda bekerja. MemerahASI bisa dilakukan dengan tangan atau menggunakan alat pompa, baik yang manual, maupun yang elektrik ( yang ini harganya mahal ). Jika anda memilih memerah dengan tangan, pastikan tangan anda selalu bersih.
Perlengkapan untuk menyusui saat ini juga telah banyak tersedia, serta bervariasi. Sediakan tisuue/ atau kertas serap saat menyusui pakai jika bepergian, ke kantor misalnya, agar baju yang anda kenakan tidak basah, dan ternoda. Anda bisa mengenakan pelindung puting yang nyeri selama bekerja di kantor, Dan jika mungkin sediakan botol frezer dalam jumlah banyak untuk menyimpan stok ASI dalam lemari es. Disarankan jika memilih memerah dan menyimpan ASI, sediakan juga alat sterilisasi ketika memompa, dan steamer untuk mengahangatkan stok ASI dalam botol.
Ada sebuah catatan, jika mungkin jangan pernah berikan ASI kepada si kecil menggunakan dot. Dot memberi efek tidak baik untuk pertumbuhan gigi si kecil, selain itu menyebabkan bayi menjadi malas menyusu ibunya. Dengan pemberian dot, si kecil seperti dimanjakan, karena tidak harus bersusah payah meraih sendiri puting susu ibunya.
Jumat, 21 September 2007
PROBLEM MENYUSUI

Satu hal yang harus diketahui, semakin sering bayi menghisap puting ibunya, maka secara otomatis produksi air susu ibu juga akan bertambah. Jadi jangan merasa khawatir jika bayi terus menerus menghisap selama yang bayi mau.
Banyak yang mengeluh nyeri pada awal- awal menyususi, ini karena payudara sudah produktif menghasilkan air susu namun puting belum digunakan untuk menyusui. Jika alasannya lain, mungkin si kecil tidak berada pada posisi yang benar dan nyaman, jadi sebaiknya teruslah mencoba posisi yang pas. Perhatikan juga letak mulut si kecil.Jika ibu malas memperbaiki posisi yang pas, si kecil akan rewel, tidak mau menyusu, dan payudara ibu akan terasa sakit.
Cara mengurangi rasa nyeri yaitu dengan menyiram payudara dengan air hangat pada saat mandi, lalu keluarkan air susu secara perlahan menggunakan jari. Namun ini sayang dilakukan, itu artinya anda membuang air susu anda sendiri.
Jika nyeri masih terasa, perhatikan sekitar puting susu. Posisi menyusu yang tidak pas, menyebabkan puting menjadi lecet. Bukan karena lidah si kecil yang menyusu. Usahakan puting selalu dalam keadaan kering dan bersih, biarkan di udara terbuka sesaat. Bisa juga menggunakan pembalut khusus puting, tapi pemakaian tidak boleh lebih dari dua hari. Jika si kecil sariawan kemungkinan lecet puting diesebabkan oleh bakteri, segera ke dokter.
Pada ibu menyusui sering dijumpai infeksi pada payudara ( masitis ). Gejalanya payudara bengkak, meradang. Dan kompres air hangat bisa sedikit meringankan rasa nyerinya. Jika sangat tersiksa dengan rasa nyerinya, sebaiknya segera ke dokter dan akan diberi natibiotik untuk mengobati infeksinya.
Kamis, 20 September 2007
AJARI BAYI MENGHISAP ASI
Gendong si kecil senyaman mungkin. Berikan saja payudara pada si kecil, dia sudah memiliki naluri mencari puting susu ibunya. Jangan lupa pastikan, mulut si kecil terbuka. Dan perhatikan mulut si kecil, ia harus mengulum penuh puting susu ibunya, termasuk aerolanya. Jika sudah begini, pastikan posisi si kecil telah kokoh dalam gendongan, dan tidak lagi bergerak- gerak mencari posisi yang pas.Jangan melepasnya, biarkan ia mengisap sesukanya, sampai terlepas dengan sendirinya. Itu tandanya dia kenyang.
Yang perlu diperhatikan para ibu ketika menyusui, jangan menekan payudara terlalu keras, karena akan menghambat aliran susu. Jika bayi bermain dengan payudara, tataplah ia, ajaklah bicara, katakan anda mencintainya. Menyusui sekaligus sebagai media afeksi, komunikasi. Catatan untuk anda jika ingin memindahkan si kecil agar menghisap payudara yang satunya, cobalah masukan jari kelingking anda ke mulutnya untuk melepaskan isapannya. Jangan langsung melepas begitu saja, selain menyebabkan bayi jadi tidak nyaman, juga berpengaruh tidak baik bagi kondisi psikologisnya.
Jangan lupa sendawakan si kecil setiap seusai menyusu. Keluarkan udara yang terhisap si kecil dengan cara menelungkupkan tubuhnya pada pangkuan, usap- usap atau tepuk- tepuk pelan, sampai bersendawa. Atau dudukan si kecil pada pangkuan, sokong salah satu tangan anda pada dada dan leher untuk menopangnya. Usap- usap atau tepuk – tepuk pelan sampai bersendawa. Cara lain, Dengan menggendongnya, dengan posisi kepala di pundak anda, posisi bayi tegak dan menempel sepanjang dada samping. Jangan lupa sokong bagian leher sampai dengan pantatnya dengan baik. Usap- usap atau tepuk- tepuk pelan punggungya sampai bersendawa.
Yang perlu diperhatikan para ibu ketika menyusui, jangan menekan payudara terlalu keras, karena akan menghambat aliran susu. Jika bayi bermain dengan payudara, tataplah ia, ajaklah bicara, katakan anda mencintainya. Menyusui sekaligus sebagai media afeksi, komunikasi. Catatan untuk anda jika ingin memindahkan si kecil agar menghisap payudara yang satunya, cobalah masukan jari kelingking anda ke mulutnya untuk melepaskan isapannya. Jangan langsung melepas begitu saja, selain menyebabkan bayi jadi tidak nyaman, juga berpengaruh tidak baik bagi kondisi psikologisnya.
Jangan lupa sendawakan si kecil setiap seusai menyusu. Keluarkan udara yang terhisap si kecil dengan cara menelungkupkan tubuhnya pada pangkuan, usap- usap atau tepuk- tepuk pelan, sampai bersendawa. Atau dudukan si kecil pada pangkuan, sokong salah satu tangan anda pada dada dan leher untuk menopangnya. Usap- usap atau tepuk – tepuk pelan sampai bersendawa. Cara lain, Dengan menggendongnya, dengan posisi kepala di pundak anda, posisi bayi tegak dan menempel sepanjang dada samping. Jangan lupa sokong bagian leher sampai dengan pantatnya dengan baik. Usap- usap atau tepuk- tepuk pelan punggungya sampai bersendawa.
PIJAT YUK SAYANG...
Hgh..ini bagian yang paling asyik, yang kulakukan tiap selesai mandi pagi. Memijat bayiku. Ritual juga kujadikan saranaku bermain- main dengan putriku, selain upaya membuat bayiku tetap bugar. Pijitnya gak susah koq, gampang banget, tidak pake tenaga yang kuat, cukup dengan cinta, usapan lembut, dan kontak mata. Dan bayi suka jika ia dipijat karena ia nyaman dengan setiap sentuhan di tubuhnya.
Yang mesti disiapkan, baby oil tentu saja. Atau bisa minyak kelapa, minyak zaitun, tergantung apa yang tersedia. Selalu sebelum memijitnya, aku gosok- gosokkan kedua telapak tanganku, agar menimbulkan hawa hangat, jika sudah terasa barulah kuusap dan kupijit lembut bayiku. Dimulai dari dada menuju perut, cukup membuat gerakan berbentuk jantung hati beberapa kali.Lalu kedua lengannya, cukup dengan gerakan seperti memerah susu, mengusap lembut kedua telapak tangannya, memerah masing- masing bagian jarinya, sesekali aku menggelitikinya untuk menstimulus respon motorik halusnya.Gerakan perahan juga kulakukan di bagian kakinya.
Oya, aku juga melakukan teknik acupressure. Menekan titik – titik tertentu di tubuhnya. Di bagian tengah dadanya, tekan secara lembut, tak perlu lama- lama, cukup 10 hitungan, kemudian, di atas payudara kiri kanan, itu untuk mencegah batuk. Kemudian, di atas pusar, dan kiri kanan pusar, untuk mencegahnya kembung. Di leher belakang, tengah tulang ekornya. Di kiri kanan punggung dekat ketiaknya, di atas anusya, agar peredaran darahnya lancar. Di bawah lutut kaki persis, di bagian tengah kakinya, pergelangan kakinya, di lipatan lutut belakang, untuk mengurangi pegal dan kelelahan. Titik yang sama dengan bagian tangannya.Untuk wajah, di antara kedua alis, di kiri kanan hidung, tepi kanan kiri wajahnya antara telinga dan dahi,di atas alis matanya, agar terhndar dari pilek, dan membuat lancar peredaran darahnya. Ini kulakukan rutin, dan tentu saja dengan selembut mungkin, meskipun ada tekanan.
Pijatan bayi ini memberi effek yang luarbiasa. Apalagi jika dilakukan rutin. Selain sebagai media komunikasi dengan anak,bisa melancarkan peredaran darah, juga menenangkan emosi bayi. Aku sering mengusap lembut bagian tengkuknya. Bagian ini adalah titik kontrol emosi. Bayi yang sering diusap di daerah ini jauh lebih tenang, dan tidak gampang rewel. Satu lagi, pijat bayi yang benar juga bisa membangkitkan nafsu makan. Jika pada bayi, nafsu menyusu ibunya. Senang khan jika punya bayi, sehat dan montok?? Siapapun pasti gemas.
Yang mesti disiapkan, baby oil tentu saja. Atau bisa minyak kelapa, minyak zaitun, tergantung apa yang tersedia. Selalu sebelum memijitnya, aku gosok- gosokkan kedua telapak tanganku, agar menimbulkan hawa hangat, jika sudah terasa barulah kuusap dan kupijit lembut bayiku. Dimulai dari dada menuju perut, cukup membuat gerakan berbentuk jantung hati beberapa kali.Lalu kedua lengannya, cukup dengan gerakan seperti memerah susu, mengusap lembut kedua telapak tangannya, memerah masing- masing bagian jarinya, sesekali aku menggelitikinya untuk menstimulus respon motorik halusnya.Gerakan perahan juga kulakukan di bagian kakinya.
Oya, aku juga melakukan teknik acupressure. Menekan titik – titik tertentu di tubuhnya. Di bagian tengah dadanya, tekan secara lembut, tak perlu lama- lama, cukup 10 hitungan, kemudian, di atas payudara kiri kanan, itu untuk mencegah batuk. Kemudian, di atas pusar, dan kiri kanan pusar, untuk mencegahnya kembung. Di leher belakang, tengah tulang ekornya. Di kiri kanan punggung dekat ketiaknya, di atas anusya, agar peredaran darahnya lancar. Di bawah lutut kaki persis, di bagian tengah kakinya, pergelangan kakinya, di lipatan lutut belakang, untuk mengurangi pegal dan kelelahan. Titik yang sama dengan bagian tangannya.Untuk wajah, di antara kedua alis, di kiri kanan hidung, tepi kanan kiri wajahnya antara telinga dan dahi,di atas alis matanya, agar terhndar dari pilek, dan membuat lancar peredaran darahnya. Ini kulakukan rutin, dan tentu saja dengan selembut mungkin, meskipun ada tekanan.
Pijatan bayi ini memberi effek yang luarbiasa. Apalagi jika dilakukan rutin. Selain sebagai media komunikasi dengan anak,bisa melancarkan peredaran darah, juga menenangkan emosi bayi. Aku sering mengusap lembut bagian tengkuknya. Bagian ini adalah titik kontrol emosi. Bayi yang sering diusap di daerah ini jauh lebih tenang, dan tidak gampang rewel. Satu lagi, pijat bayi yang benar juga bisa membangkitkan nafsu makan. Jika pada bayi, nafsu menyusu ibunya. Senang khan jika punya bayi, sehat dan montok?? Siapapun pasti gemas.
MANDI YUK SAYANG...
Memandikan si kecil yang baru lahir kulakukan dengan extra hati- hati. Aku sampai mengulang- ulang menonton vcd cara memandikan bayi, padahal sejak masuk 7 bulan kehamilanku aku sudah menontonnya.Tapi pas yang kuhadapi adalah anakku sendiri, bukan boneka, tetap saja deg- degan.
Aku selalu melihat kondisi Keysha sebelum kumandikan. Jika tidak sedang rewel aku memandikannya dalam rendaman air.Namun jika cuaca terlalu dingin, misalnya pagi hari aku hanya menyekanya. Yang tak pernah lupa kulakukan dua minggu pertama sejak kelahirannya adalah menutup jendela kamarku, agar angin tak berhembus ke ruang kamar dan menyebabkan putriku kedinginan.
Sebelum ritual mandi, aku paling senang mengajak putri bercakap- cakap. Aku lihat jari- jarinya, terutama kukunya. Jika sudah mulai tumbuh panjang, biasanya setelah mandi aku akan memotongnya.Kuku di saat masih basah lebih lunak, dan lebih mudah untuk memotongnya.Acara potong kuku juga sering kulakukan disaat bayiku tidur.
Kuperiksa lidahnya juga, jika ada bintik- bintik putih pada lidahnya yang berlebihan, itu artinya aku harus membersihkannya. Dengan bantuan cotton buds dan cairan pembersih mulut bayi dari dokter, pelan- pelan kubersihkan gusi dan lidahnya. Ini berguna untuk menjaga bayi dari sariawan, dan penyakit lainnya. Lidah bayiku tak pernah kubiarkan kotor kerena ribuan bakteri bersarang di lidahnya , tentunya bisa mendatangkan penyakit.
Aku lebih senang memeriksa bayiku sebelum mandi, daripada setelah mandi. Mengapa? Sebelum acara mandi aku jadi tahu , bagian mana saja yang perlu mendapat perhatian extra untuk dibersihkan.Lipatan lehernya, lipatan kaki, dan tangannya selalu kubersihkan lebih dulu dengan kapas dan baby oil sebelum mandi. Kadang aku suka tidak tega jika itu kulakukan sesudah mandi, pasti dia akan kedinginan.
Kemudian bagian kepala, meskipun kerak di kepala bayiku tidak tebal, namun aku sangat terganggu dengannya. Kuoleskan minyak zaitun murni, atau baby oil sambil kuusap lembut kepalanya, kubiarkan beberapa saat, sambil kuajak bayiku bermain, setelahnya, aku menyisir lembut rambut anakku. Kerak akan mudah hilang, dan aku tidak kehilangan waktu bermain dengan anakku. Jika semua sudah beres. Baru kusiapkan air mandinya.
Kumulai dari bagian wajahnya,aku pakai waslap yang sangat lembut, setelah usianya 3 minggu. Di awal minggu aku membasuh wajah bayiku dengan kapas lembut yang kubuat bulatan- bulatan. Dan aku tak pernah menggunakan sabun untuk membersihkan bagian wajahnya, cukup dengan air hangat.
Untuk bagian matanya, aku selalu pakai dua kapas pada masing- masing bagiannya. Kubersihkan dari ujung dalam ke arah luar matanya. Bagian hidung dan telinganya akan bersih dengan sendirinya, jadi aku tak pernah mengorek- korek bagian dalamnya, takut malah jadi infeksi.. Aku membersihakan permukaannya saja.
Jika bagian wajahnya telah bersih baru aku pindah ke bagian lehernya.
Harus sabar membersihkan daerah lipatan di sekitar leher. Aku mengajak bayiku bercakap, sambil pelan- pelan aku angkat daguanya. Dengan kapas basah lembab, pelan- pelan kubersihkan daerah itu, setelahnya, kuusap lagi dengan kapas kering.Setelah kering baru aku usapkan krim anti ruam untuknya.
Jika leher sudah selesai, barulah aku mencuci kepalanya yang sudah kubersihkan lebih dulu dengan minyak zaitun atau baby oil. Jangan lupa gunakan shampoo lembut yang tidak pedih di mata. Jika bagian atas selesai, baru aku lakukan pada bagian yang lainnya.
Aku ekstra teliti untuk acara membersihkan bagian bawah bayiku, terutama pada alat genitalnya, lipatan- lipatan di kakinya, bokongnya, dan lipatan di pahanya.Untuk membersihkan area genital, aku selalu mengusap lembut ke arah anus, sama ketika mencebokinya. Sedang untuk lipatan- liptan dan bokong, aku selalu pastikan daerah itu bebas kotoran, dan kering. Selalu kuolesi dengan baby cream, untuk mencegah ruam.
Selesai deh acara mandinya....yok..kubungkus dulu tubuhmu biar gak dingin, itu yang kuucapkan setiap selesai memandikannya.
Bayiku bersih dan wangi...siap didandanin neh. Pake minyak talon biar hangat, pake talk untuk menjaganya tidak lembab dan biang keringat, tapi eits…ati- ati jangan membedaki pusarnya, dan sekitar alat vitalnya. Bahaya..tidak bisa jadi infeksi. Nah sewaktu pusarnya belum lepas, aku selalu menjaga daerah ini tetap steril, membungkusnya dengan kain verban yang dibasahi ciran antiseptic, menjaganya tetap kering agar tidak infeksi.Setelah semuanya rapi…baru dech kuolesin body lotion untuknya dengan aroma buah yang wangi.Hm..jadi pengen ciumin terus.
Aku selalu melihat kondisi Keysha sebelum kumandikan. Jika tidak sedang rewel aku memandikannya dalam rendaman air.Namun jika cuaca terlalu dingin, misalnya pagi hari aku hanya menyekanya. Yang tak pernah lupa kulakukan dua minggu pertama sejak kelahirannya adalah menutup jendela kamarku, agar angin tak berhembus ke ruang kamar dan menyebabkan putriku kedinginan.
Sebelum ritual mandi, aku paling senang mengajak putri bercakap- cakap. Aku lihat jari- jarinya, terutama kukunya. Jika sudah mulai tumbuh panjang, biasanya setelah mandi aku akan memotongnya.Kuku di saat masih basah lebih lunak, dan lebih mudah untuk memotongnya.Acara potong kuku juga sering kulakukan disaat bayiku tidur.
Kuperiksa lidahnya juga, jika ada bintik- bintik putih pada lidahnya yang berlebihan, itu artinya aku harus membersihkannya. Dengan bantuan cotton buds dan cairan pembersih mulut bayi dari dokter, pelan- pelan kubersihkan gusi dan lidahnya. Ini berguna untuk menjaga bayi dari sariawan, dan penyakit lainnya. Lidah bayiku tak pernah kubiarkan kotor kerena ribuan bakteri bersarang di lidahnya , tentunya bisa mendatangkan penyakit.
Aku lebih senang memeriksa bayiku sebelum mandi, daripada setelah mandi. Mengapa? Sebelum acara mandi aku jadi tahu , bagian mana saja yang perlu mendapat perhatian extra untuk dibersihkan.Lipatan lehernya, lipatan kaki, dan tangannya selalu kubersihkan lebih dulu dengan kapas dan baby oil sebelum mandi. Kadang aku suka tidak tega jika itu kulakukan sesudah mandi, pasti dia akan kedinginan.
Kemudian bagian kepala, meskipun kerak di kepala bayiku tidak tebal, namun aku sangat terganggu dengannya. Kuoleskan minyak zaitun murni, atau baby oil sambil kuusap lembut kepalanya, kubiarkan beberapa saat, sambil kuajak bayiku bermain, setelahnya, aku menyisir lembut rambut anakku. Kerak akan mudah hilang, dan aku tidak kehilangan waktu bermain dengan anakku. Jika semua sudah beres. Baru kusiapkan air mandinya.
Kumulai dari bagian wajahnya,aku pakai waslap yang sangat lembut, setelah usianya 3 minggu. Di awal minggu aku membasuh wajah bayiku dengan kapas lembut yang kubuat bulatan- bulatan. Dan aku tak pernah menggunakan sabun untuk membersihkan bagian wajahnya, cukup dengan air hangat.
Untuk bagian matanya, aku selalu pakai dua kapas pada masing- masing bagiannya. Kubersihkan dari ujung dalam ke arah luar matanya. Bagian hidung dan telinganya akan bersih dengan sendirinya, jadi aku tak pernah mengorek- korek bagian dalamnya, takut malah jadi infeksi.. Aku membersihakan permukaannya saja.
Jika bagian wajahnya telah bersih baru aku pindah ke bagian lehernya.
Harus sabar membersihkan daerah lipatan di sekitar leher. Aku mengajak bayiku bercakap, sambil pelan- pelan aku angkat daguanya. Dengan kapas basah lembab, pelan- pelan kubersihkan daerah itu, setelahnya, kuusap lagi dengan kapas kering.Setelah kering baru aku usapkan krim anti ruam untuknya.
Jika leher sudah selesai, barulah aku mencuci kepalanya yang sudah kubersihkan lebih dulu dengan minyak zaitun atau baby oil. Jangan lupa gunakan shampoo lembut yang tidak pedih di mata. Jika bagian atas selesai, baru aku lakukan pada bagian yang lainnya.
Aku ekstra teliti untuk acara membersihkan bagian bawah bayiku, terutama pada alat genitalnya, lipatan- lipatan di kakinya, bokongnya, dan lipatan di pahanya.Untuk membersihkan area genital, aku selalu mengusap lembut ke arah anus, sama ketika mencebokinya. Sedang untuk lipatan- liptan dan bokong, aku selalu pastikan daerah itu bebas kotoran, dan kering. Selalu kuolesi dengan baby cream, untuk mencegah ruam.
Selesai deh acara mandinya....yok..kubungkus dulu tubuhmu biar gak dingin, itu yang kuucapkan setiap selesai memandikannya.
Bayiku bersih dan wangi...siap didandanin neh. Pake minyak talon biar hangat, pake talk untuk menjaganya tidak lembab dan biang keringat, tapi eits…ati- ati jangan membedaki pusarnya, dan sekitar alat vitalnya. Bahaya..tidak bisa jadi infeksi. Nah sewaktu pusarnya belum lepas, aku selalu menjaga daerah ini tetap steril, membungkusnya dengan kain verban yang dibasahi ciran antiseptic, menjaganya tetap kering agar tidak infeksi.Setelah semuanya rapi…baru dech kuolesin body lotion untuknya dengan aroma buah yang wangi.Hm..jadi pengen ciumin terus.
MENGAPA MATAMU JULING NAK?
Kehadiran keysha anakku memaksaku untuk kembali belajar.Aku putuskan merawat bayiku tanpa bantuan siapapun.Tumpukkan buku- buku perawatan bayi sangat membantuku menjawab seputar kebingunganku merawatnya secara benar.
Aku deg-degan, melihat mata Keysha.Aduh..koq keliatannya juling,
“aduh…anakku cantik masa matanya juling”.
Aku jadi tidak tenang.Hasilnya, aku jadi galak tiap kali suamiku, atau keluargaku yang lain mendekati bayiku dengan kepala di atas kepala Keysha. Aku sempat menyalahkan mereka.Untung ketemu juga jawaban pertanyaanku.
Ternyata otot mata bayi baru lahir yang berfungsi mengontrol gerakannya masih sangat lemah.Ooo…itulah sebabnya mata bayiku terlihat seperti juling. Dan setelah sebulan, bayiku sudah mulai bisa mengontrol gerakan matanya dengan baik, kedua bola matanya sudah kompak, sudah bisa kerjasama bergerak dengan seimbang. Leganya aku…
Kesempatan ini tak kusia- siakan, setiap kali menyusuinya aku tak pernah melewatkannya mengajaknya bercakap- cakap, meski aku harus mendekatkan wajahku padanya, sekitar 20 cm. Yang aku tahu, meskipun terlihat sudah bisa melihat, sesungguhnya daya tangkap matanya baru mampu melihat secara focus paling jauh 25 cm darinya.
Itu baru matanya. Kadang aku sering geli, bagaiamana bisa buah dada bayiku sedikit bengkak.Iseng membersihkannya, aku menekannya lembut.
“Loh..koq ada air susunya.”
Terus di alat kelaminnya aku pernah mendapati cairan bening.
”Koq bisa gini sih.”
Ternyata semua itu adalah pengaruh dari hormonku sendiri yang masih ada dalam aliran darah bayiku. Semua tanda- tanda aneh itu hilang sendirinya menginjak hari ke 10.
Aku deg-degan, melihat mata Keysha.Aduh..koq keliatannya juling,
“aduh…anakku cantik masa matanya juling”.
Aku jadi tidak tenang.Hasilnya, aku jadi galak tiap kali suamiku, atau keluargaku yang lain mendekati bayiku dengan kepala di atas kepala Keysha. Aku sempat menyalahkan mereka.Untung ketemu juga jawaban pertanyaanku.
Ternyata otot mata bayi baru lahir yang berfungsi mengontrol gerakannya masih sangat lemah.Ooo…itulah sebabnya mata bayiku terlihat seperti juling. Dan setelah sebulan, bayiku sudah mulai bisa mengontrol gerakan matanya dengan baik, kedua bola matanya sudah kompak, sudah bisa kerjasama bergerak dengan seimbang. Leganya aku…
Kesempatan ini tak kusia- siakan, setiap kali menyusuinya aku tak pernah melewatkannya mengajaknya bercakap- cakap, meski aku harus mendekatkan wajahku padanya, sekitar 20 cm. Yang aku tahu, meskipun terlihat sudah bisa melihat, sesungguhnya daya tangkap matanya baru mampu melihat secara focus paling jauh 25 cm darinya.
Itu baru matanya. Kadang aku sering geli, bagaiamana bisa buah dada bayiku sedikit bengkak.Iseng membersihkannya, aku menekannya lembut.
“Loh..koq ada air susunya.”
Terus di alat kelaminnya aku pernah mendapati cairan bening.
”Koq bisa gini sih.”
Ternyata semua itu adalah pengaruh dari hormonku sendiri yang masih ada dalam aliran darah bayiku. Semua tanda- tanda aneh itu hilang sendirinya menginjak hari ke 10.
Langganan:
Postingan (Atom)
