Memandikan si kecil yang baru lahir kulakukan dengan extra hati- hati. Aku sampai mengulang- ulang menonton vcd cara memandikan bayi, padahal sejak masuk 7 bulan kehamilanku aku sudah menontonnya.Tapi pas yang kuhadapi adalah anakku sendiri, bukan boneka, tetap saja deg- degan.
Aku selalu melihat kondisi Keysha sebelum kumandikan. Jika tidak sedang rewel aku memandikannya dalam rendaman air.Namun jika cuaca terlalu dingin, misalnya pagi hari aku hanya menyekanya. Yang tak pernah lupa kulakukan dua minggu pertama sejak kelahirannya adalah menutup jendela kamarku, agar angin tak berhembus ke ruang kamar dan menyebabkan putriku kedinginan.
Sebelum ritual mandi, aku paling senang mengajak putri bercakap- cakap. Aku lihat jari- jarinya, terutama kukunya. Jika sudah mulai tumbuh panjang, biasanya setelah mandi aku akan memotongnya.Kuku di saat masih basah lebih lunak, dan lebih mudah untuk memotongnya.Acara potong kuku juga sering kulakukan disaat bayiku tidur.
Kuperiksa lidahnya juga, jika ada bintik- bintik putih pada lidahnya yang berlebihan, itu artinya aku harus membersihkannya. Dengan bantuan cotton buds dan cairan pembersih mulut bayi dari dokter, pelan- pelan kubersihkan gusi dan lidahnya. Ini berguna untuk menjaga bayi dari sariawan, dan penyakit lainnya. Lidah bayiku tak pernah kubiarkan kotor kerena ribuan bakteri bersarang di lidahnya , tentunya bisa mendatangkan penyakit.
Aku lebih senang memeriksa bayiku sebelum mandi, daripada setelah mandi. Mengapa? Sebelum acara mandi aku jadi tahu , bagian mana saja yang perlu mendapat perhatian extra untuk dibersihkan.Lipatan lehernya, lipatan kaki, dan tangannya selalu kubersihkan lebih dulu dengan kapas dan baby oil sebelum mandi. Kadang aku suka tidak tega jika itu kulakukan sesudah mandi, pasti dia akan kedinginan.
Kemudian bagian kepala, meskipun kerak di kepala bayiku tidak tebal, namun aku sangat terganggu dengannya. Kuoleskan minyak zaitun murni, atau baby oil sambil kuusap lembut kepalanya, kubiarkan beberapa saat, sambil kuajak bayiku bermain, setelahnya, aku menyisir lembut rambut anakku. Kerak akan mudah hilang, dan aku tidak kehilangan waktu bermain dengan anakku. Jika semua sudah beres. Baru kusiapkan air mandinya.
Kumulai dari bagian wajahnya,aku pakai waslap yang sangat lembut, setelah usianya 3 minggu. Di awal minggu aku membasuh wajah bayiku dengan kapas lembut yang kubuat bulatan- bulatan. Dan aku tak pernah menggunakan sabun untuk membersihkan bagian wajahnya, cukup dengan air hangat.
Untuk bagian matanya, aku selalu pakai dua kapas pada masing- masing bagiannya. Kubersihkan dari ujung dalam ke arah luar matanya. Bagian hidung dan telinganya akan bersih dengan sendirinya, jadi aku tak pernah mengorek- korek bagian dalamnya, takut malah jadi infeksi.. Aku membersihakan permukaannya saja.
Jika bagian wajahnya telah bersih baru aku pindah ke bagian lehernya.
Harus sabar membersihkan daerah lipatan di sekitar leher. Aku mengajak bayiku bercakap, sambil pelan- pelan aku angkat daguanya. Dengan kapas basah lembab, pelan- pelan kubersihkan daerah itu, setelahnya, kuusap lagi dengan kapas kering.Setelah kering baru aku usapkan krim anti ruam untuknya.
Jika leher sudah selesai, barulah aku mencuci kepalanya yang sudah kubersihkan lebih dulu dengan minyak zaitun atau baby oil. Jangan lupa gunakan shampoo lembut yang tidak pedih di mata. Jika bagian atas selesai, baru aku lakukan pada bagian yang lainnya.
Aku ekstra teliti untuk acara membersihkan bagian bawah bayiku, terutama pada alat genitalnya, lipatan- lipatan di kakinya, bokongnya, dan lipatan di pahanya.Untuk membersihkan area genital, aku selalu mengusap lembut ke arah anus, sama ketika mencebokinya. Sedang untuk lipatan- liptan dan bokong, aku selalu pastikan daerah itu bebas kotoran, dan kering. Selalu kuolesi dengan baby cream, untuk mencegah ruam.
Selesai deh acara mandinya....yok..kubungkus dulu tubuhmu biar gak dingin, itu yang kuucapkan setiap selesai memandikannya.
Bayiku bersih dan wangi...siap didandanin neh. Pake minyak talon biar hangat, pake talk untuk menjaganya tidak lembab dan biang keringat, tapi eits…ati- ati jangan membedaki pusarnya, dan sekitar alat vitalnya. Bahaya..tidak bisa jadi infeksi. Nah sewaktu pusarnya belum lepas, aku selalu menjaga daerah ini tetap steril, membungkusnya dengan kain verban yang dibasahi ciran antiseptic, menjaganya tetap kering agar tidak infeksi.Setelah semuanya rapi…baru dech kuolesin body lotion untuknya dengan aroma buah yang wangi.Hm..jadi pengen ciumin terus.
Kamis, 20 September 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar