Kamis, 20 September 2007

AJARI BAYI MENGHISAP ASI

Gendong si kecil senyaman mungkin. Berikan saja payudara pada si kecil, dia sudah memiliki naluri mencari puting susu ibunya. Jangan lupa pastikan, mulut si kecil terbuka. Dan perhatikan mulut si kecil, ia harus mengulum penuh puting susu ibunya, termasuk aerolanya. Jika sudah begini, pastikan posisi si kecil telah kokoh dalam gendongan, dan tidak lagi bergerak- gerak mencari posisi yang pas.Jangan melepasnya, biarkan ia mengisap sesukanya, sampai terlepas dengan sendirinya. Itu tandanya dia kenyang.

Yang perlu diperhatikan para ibu ketika menyusui, jangan menekan payudara terlalu keras, karena akan menghambat aliran susu. Jika bayi bermain dengan payudara, tataplah ia, ajaklah bicara, katakan anda mencintainya. Menyusui sekaligus sebagai media afeksi, komunikasi. Catatan untuk anda jika ingin memindahkan si kecil agar menghisap payudara yang satunya, cobalah masukan jari kelingking anda ke mulutnya untuk melepaskan isapannya. Jangan langsung melepas begitu saja, selain menyebabkan bayi jadi tidak nyaman, juga berpengaruh tidak baik bagi kondisi psikologisnya.

Jangan lupa sendawakan si kecil setiap seusai menyusu. Keluarkan udara yang terhisap si kecil dengan cara menelungkupkan tubuhnya pada pangkuan, usap- usap atau tepuk- tepuk pelan, sampai bersendawa. Atau dudukan si kecil pada pangkuan, sokong salah satu tangan anda pada dada dan leher untuk menopangnya. Usap- usap atau tepuk – tepuk pelan sampai bersendawa. Cara lain, Dengan menggendongnya, dengan posisi kepala di pundak anda, posisi bayi tegak dan menempel sepanjang dada samping. Jangan lupa sokong bagian leher sampai dengan pantatnya dengan baik. Usap- usap atau tepuk- tepuk pelan punggungya sampai bersendawa.

Tidak ada komentar: